Bahagia

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Bahagia adalah keadaan atau perasaan senang tenteram(bebas dari segala yang menyusahkan); beruntung , berbahagia.

Bagi seorang anak kecil, bahagia adalah ketika dibelikan mainan.
Bagi seorang remaja yang jatuh cinta, bahagia adalah ketika cintanya diterima oleh pujaan hati,
Bagi pasangan yang memadu kasih, bahagia adalah ketika saling mengucap janji setia dipernikahan
Bagi pasangan suami istri, bahagia adalah ketika memiliki seorang anak

Bagi seorang guru, bahagia adalah ketika ia berhasil mengajarkan muridnya dari tidak bisa menjadi bisa,
Bagi seorang murid, bahagia adalah ketika ia berhasil lulus
Bagi seorang pekerja, bahagia adalah ketika ia dihargai di tempatnya bekerja
Bagi seorang teman, bahagia adalah ketika temannya mengingat hari ulang tahunnya

Bagiku, bahagiaku sederhana yaitu melihat senyummu.

Apa bahagia bagimu?

Silahkan Bicara dan Marah

"Nak, sarapan dulu, kalau belum sarapan kamu ga boleh pergi" ucap mama dipagi hari
"Nak, pulang jam berapa?" ucap mama singkat tanpa menunggu jawaban langsung menutup telepon.
"Nak, makan dulu" ucap mama kala melihat anaknya langsung tidur sesampainya pulang kuliah.
"Nak, kamu ga boleh pulang/pergi malam, ga boleh nongkrong ga jelas, ga boleh... bla bla bla..."


dan balasannya selalu sama 
"aaaah, iya nanti".
"aaah, aku sudah besar, aku tau kok"
dan seringnya diabaikan.


suara terisak terdengar, setelah satu jam tanpa kata "ma, ngomong ma, jangan diam aja, aku akan dengerin mama, mama boleh marahin aku tiap hari deh yang penting mama ngomong" seorang anak dengan wajah yang tampak lesu, menggoyangkan perlahan bahu ibunya. namun tak ada respon dari tubuh yang kini terbujur kaku.



Pesta Puisi

~Napas~

-Seandainya melepasmu semudah menghela napas, hilang tak berbekas, tak kan ku tahan dirimu

~Dingin~

-Saat penjelasan terucap dibalas dengan keheningan, bukan karena sikap mereka yang dingin, tapi kegagalanku merangkai kata

-Mereka bilang hubungan ini dingin, ketika melihat kita diam tanpa kata, padahal cinta tak memerlukan kata

~Pagi~

-Pagi, kalimat itu yang terucap pertama menyapamu dengan senyuman, dan dibalas oleh ketidak-acuhanmu

-Pagi, kata sederhana yang mungkin membosankan bagimu, tapi bagiku adalah malapetaka bila tak terucap padamu

~Riuh~

-Tak ada riuh , namun wajah mereka tampak gusar , menanti kepastian yang selalu terlambat

-Bukan keriuhan kata semata, tapi ini adalah kata demi kata yang siapapun membacanya terasa indah karena susunannya

~Dansa~

-Aku berbicara didepan, berharap dimengerti, namun seribu sayang pikiran mereka berdansa entah kemana

-Dalam dansa butuh 2 orang, dalam cinta butuh 2 orang, dalam sepi aku butuh kamu


Yang di Hormati

Teruntuk anda yang saya hormati,
Usia kita memang berbeda, anda tentunya lebih tua dari saya beberapa tahun. Masa anda dan saya memang berbeda, namun anda senantiasa mengajak saya untuk mengetahui hal-hal yang terjadi di masa anda. Masih ingat bagaimana saat masa kecil dahulu kita bersama menikmati jalan-jalan menyusuri kota. Mencari poster-poster grup band luar, dimana saya sendiri belum mengenal musiknya namun anda memberitahukan pada saya tentang kerennya band tersebut. Semakin dewasa, kita pun semakin tumbuh dalam pandangan hidup masing-masing. Kita pun mulai lebih sering bertengkar, terkadang hal sepele. Namun dalam beberapa kejadian kita bertengkar hebat, bahkan pertengkaran tersebut membuat kita saling menjaga jarak. Hmm sebenarnya sih saya yang menjaga jarak, karena terkadang saya sudah terlalu malas untuk terlibat dalam perdebatan. Kita mulai jarang berdiskusi, jarang tertawa bersama atau jalan bareng. Namun saya selalu menghormati anda, apapun dan bagaimanapun. Hingga malam ini kita kembali terlibat dalam sebuah diskusi yang bahkan kita lupa bahwa esok kita masih harus beraktifitas kerja, sampai akhirnya kita diingatkan untuk istirahat. Yupz, berdiskusi dengan anda selalu menarik, banyak hal postif yang bisa saya ambil.

Anda akan selalu saya hormati meski apapun yang terjadi antara kita